Kucing Persia by AAHA
in

Kucing Persia Harga, Jenis, dan Perawatan

Sudah tahukah kamu jenis, karakter, dan harga Kucing Persia?

Kucing persia terkenal sebagai kucing yang pendiam dan manis. Meskipun kucing ini cenderung santai dan tenang, mereka juga terlihat elegan layaknya keluarga kerajaan. Walaupun mereka tidak gampang untuk mencakar, bukan berarti mereka gak terganggu dengan suara anak kecil atau hewan lain yang berisik.

Tapi, mereka yang merawat kucing ini dengan lembut. Akan dihadiahi dengan kucing penyayang yang suka dipangku dan menikmati belaian pemiliknya, atau bahkan ketika mereka disisir. Kalau kamu mencari sahabat yang akan membalas dedikasi dan kasih sayangmu, kucing Persia ini mungkin cocok buat kamu. 

Gambar Kucing Persia

Karakter Kucing

Kedekatan dengan Keluarga
60%
Tingkat Kerontokan Bulu
100%
Kesehatan
50%
Keaktifan Bermain
75%
Vokalisasi
60%
Kedekatan Dengan Anak Kecil
60%
Keakraban dengan Orang Asing
60%
Kemudahan Perawatan
50%
Kecerdasan
80%

Sejarah

Kucing Persia termasuk dalam ras tua. Kucing ini berasal dari Mesopotamia, yang kemudian dikenal sebagai Persia dan saat ini berada di negara Iran.

Bulu panjangnya adalah hasil mutasi alamiah, dan ini membuat bangsawan Italia di abad 17 bernama Pietro Della Valle. Membawa kucing ini ke Eropa tahun 1626 dan jadi kucing berbulu panjang pertama di Eropa. Dulu kucing ini punya bulu abu-abu mengkilat, tapi berkat peranakan selektif, Kucing ini sekarang bisa ditemukan dalam berbagai warna.

kucing-lucu
Photo by Carolina Castilla Arias from Pexels

Hingga akhir abad 19, ketika peranakan dan kontes kucing semakin populer. Kucing berbulu panjang dari Persia, Turki, Afghanistan, dan kucing exotic lokal lainnya dianggap sebagai kucing “Asiatic” dan seringkali dikembangbiakkan bersama.

Melalui peranakan selektif, pecinta kucing mulai membentuk kucing ini hingga memiliki penampilan seperti saat ini. Kepalanya bundar, wajahnya pesek, pipinya chubby, telinga yang cenderung kecil, mata besar, dan badan yang kokoh. Dengan bulu yang lebih panjang dibanding kucing Anggora, dan kaki yang lebih pendek. Akhirnya popularitas Kucing Persia pun mengalahkan Kucing Anggora.

Di Amerika Serikat, ketika kucing ini diimpor pertama kali di akhir abad 19. Mereka juga menjadi kucing terfavorit, mengalahkan popularitas Kucing Maine Coon, yang sempat menjadi kebanggaan orang Amerika. Sejak waktu itu hingga sekarang, Persia sekarang menjadi kucing favorit diseluruh dunia.

Karakter

Kucing Persia terkenal pendiam dan manis. Bisa dibilang, dia adalah ornamen rumah dimana dia bisa menikmati duduk di pangkuanmu. Dia suka dibelai dengan lembut, dan dirapikan bulunya memakai sisir. Kucing ini penyayang tapi terkadang mendiskriminasi, mana yang dia suka, mana yang tidak. Dia menyimpan perhatiannya hanya untuk anggota keluarga dan beberapa tamu yang dia percaya.

Lingkungan yang berisik tidak disukai sama kucing ini, dia lebih memilih rumah yang tenang dengan sedikit perubahan dari hari ke hari. Dengan mata yang besar, ekspresif, dan suara yang lembut. Kucing ini suka menyuarakan keinginannya. Waktunya makan, waktunya bermain, atau waktunya diberi banyak kasih sayang. Yang akan dia kembalikan berkali-kali lipat.

kucing-persia
Kucing Persia by AAHA

Kucing ini bukanlah tipe kucing yang suka lompat ke meja, ke atas kulkas, atau ke tirai kamu. Dia sangat puas untuk memerintah wilayahnya dari lantai hingga furnitur yang gampang dicapai. Waktu kamu lagi kerja atau sibuk dirumah, dia bakalan cukup bahagia ada di kursi, sofat atau kasur sampai kamu punya waktu luang untuk memberinya perhatian, tapi tak pernah meminta.

Kesehatan

Kucing ras maupun kucing ras campuran, punya beberapa masalah kesehatan yang berhubungan dengan genetiknya secara alamiah. Walaupun mereka ini makhluk yang cantik dan lucu, Kucing persia rentan terhadap beberapa masalah kesehatan, umumnya berhubungan dengan bentuk wajahnya.

  • Kesulitan bernafas, atau nafas yang berisik karena penyempitan lubang hidup
  • Dental malocclusions, atau gigi yang tidak bisa menutup secara rapi
  • Mata kucing belekan atau air mata yang berlebihan
  • Kondisi mata seperti Entropion (kelainan bulu mata menusuk mata kucing) atau Cherry Eye
  • Sensitif terhadap panas
  • Polycystic kidney disease (PKD) kelainan pada ginjal yang umum pada genetiknya
  • Kecenderungan mengalami ringworm, infeksi jamur

Perawatan

Hal paling penting untuk kamu pahami waktu memelihara kucing Persia adalah kebutuhan grooming setiap hari. Bulu yang panjang, dan cantik itu gak akan bersih dan tidak kusut dengan sendirinya. Harus dengan lembut disisir setiap hari, dan grooming atau dimandikan setidaknya sebulan sekali.

Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan adalah masalah kotak pasir. Pasir kucing mungkin akan nyangkut di bulu atau telapak kakinya. Kalau kucing dan kotak pasirnya tidak dijaga selalu bersih, kucing ini akan cenderung berhenti menggunakan kotak pasirnya.

kucing-tidur-lama
Photo by Jonathan Fink on Unsplash

Mata kucing belekan atau air mata berlebihan juga masalah umum pada kucing ini, jadi bersihkan matanya setiap hari supaya tidak membentuk kerak. Sikat giginya untuk menghindari penyakit gigi. Membersihkan gigi setiap hari itu bagus, tapi seminggu sekali pun jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sebuah ide bagus untuk menjaga kucing ini sebagai kucing dalam rumah saja. Dia ga bakalan bisa mencari makan dan bakalan kalah kalau berantem dengan kucing lain, anjing, atau hewan lainnya. Bulunya juga tidak didesain untuk bisa melepaskan kotoran, daun, dll. Dengan mudah. Melepaskan kucing ini keluar rumah, sama saja menambah waktu kamu untuk merawat kucingmu. Selain itu karena harganya yang mahal, kalau kucing ini dilepas keluar akan cenderung dicuri oleh orang lain.

Jenis Kucing Persia

Ada banyak macam-macam jenis kucing ini, apa aja sih jenis-jenisnya di Indonesia pada umumnya?

Flatnose

Kucing-gendut
Photo by Tristan Gevaux on Unsplash
  • Matanya memiliki ukuran yang cenderung kecil
  • Memiliki bulu yang panjang
  • Telinganya relatif kecil
  • Kepalanya berbentuk segitiga dan tubuhnya cenderung gemuk
  • Pipinya terlihat chubby karena ukuran hidungnya yang pesek

Peaknose

kucing-peaknose
Photo by Alex Chambers on Unsplash

Kucing ini gak terlalu beda sama flatnose. Perbedaan utamanya hanya pada hidungnya, hidung kucing ini terlihat datar dan tidak menonjol. Jadi akan terlihat berbeda dengan flatnose ketika dilihat dari samping.

Persia Medium

persia-medium
Photo by Kote Puerto on Unsplash

Sama dengan namanya, kucing persia medium memiliki hidung yang cenderung sedang, tidak mancung dan tidak pesek. Ada dua jenis persia medium yaitu shorthair dan longhair. Walaupun begitu, keduanya punya bulu yang lebih dan tubuh yang relatif kecil.

Persia Campuran Lokal

kucing-ga-punya-capek
Photo by Chunlea Ju on Unsplash

Pada kucing persia yang dicampur dengan kucing lokal akan terlihat pada bulu, bagian ekornya, dan matanya. Untuk matanya, pada umumnya kucing ini punya warna mata kunin dan hitam.

Harga

Di Indonesia, harga pasaran kucing ini pun sangat bermacam-macam, jenisnya pun juga ada bermacam-macam. Selain itu harga yang fluktuatif dan pengaruh dari berbagai faktor seperti daerah, jenis silangan, dll. Menjadikan harganya bervariasi satu sama lain. Dibawah ini merupakan estimasi kasar mengenai harganya di pasaran.

Harga Kucing Persia Medium Asli

Umur 2-3 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 2-3 JutaRp. 4-5 Juta

Umur 6 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 6-7 JutaRp. 8-9 Juta

Harga Kucing Persia Peaknose Asli

Umur 2-3 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 6-7 JutaRp. 8-9 Juta

Umur 6 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 10-11 JutaRp. 12-13 Juta

Harga Kucing Persia Flatnose Asli

Umur 2-3 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 5-6 JutaRp. 7-8 Juta

Umur 6 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 9-10 JutaRp. 11-12 Juta

Harga Kucing Persia dengan Kucing Lokal

Umur 2-3 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 250rb-300rbRp. 350rb-400rb

Umur 6 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 500rb-600rbRp. 600rb-700rb

Harga Kucing Persia dengan Kucing Anggora

Umur 2-3 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 650rb-700rbRp. 950rb-1.5 Juta

Umur 6 Bulan

Belum VaksinSudah Vaksin
Rp. 1-1.7 JutaRp. 2.1Jt-2.2Jt

 

Bagaimana menurutmu?

Ditulis oleh Graha Nurdian

Seorang pecinta kucing yang lahir pada tahun 1994 berada di era transisi antara generasi baby boomer dan generasi Z. Memiliki hobi bersepeda dan fotografi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0
kucing-tidur

Kucing Tidur Lama? Berapa lama sih dia tidur?

virus-corona-kucing

Virus Corona Kucing, Apa yang Harus Kamu Ketahui?