Photo by Miron Cristina on Unsplash
in

Virus Corona Kucing, Apa yang Harus Kamu Ketahui?

Tahukah kamu Feline coronavirus atau virus corona kucing?

Virus Corona kucing? kalau kamu bukan pecinta kucing, pasti kamu mengira kalau virus corona kucing adalah virus corona yang sedang menjadi wabah pandemi di dunia sekarang ini.

Bukan

Virus Corona itu sebenarnya adalah virus yang beragam tapi punya karakter yang mirip, dan ada banyak jenis virus Corona yang menjangkit hewan-hewan lainnya. Bagaimana dengan virus corona pada kucing? yuk langsung saja kita bahas.

Apakah Virus Corona Kucing sama Dengan COVID-19?

Virus Corona Kucing biasa disebut Feline Coronavirus beda dengan virus corona yang membuat masalah pernafasan pada manusia.

Ada banyak jenis virus ini, dan sebenarnya masih belum jelas. Tapi, kasus virus corona pada kucing di Belgia disebabkan tertular oleh pemiliknya. Menurut Faculty of Veterinary Medicine di Liege, kucingnya juga mengalami masalah pernafasan, tapi tidak ada bukti mengenai penularan virus ini dari kucing ke manusia atau hewan lainnya.

Virus Corona yang sedang menjangkit saat ini (SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19). Ada sekitar 3500 hewan peliharaan termasuk kucing, anjing, dan kuda dari 50 negara bagian di Amerika Serikat dan Korea Selatan di tes oleh IDEXX, laboratorium hewan besar. Tapi, hasilnya negatif, meskipun ada beberapa sampel kecil yang menunjukkan kucing punya resiko terkena COVID-19.

Tidak ada bukti juga bahwa kucing bisa menyebarkan penyakit ke manusia, hanya ke sesama kucing, dan secara keseluruhan jarang sekali kucing terbukti positif. Masih banyak yang harus dipelajari mengenai COVID-19 ini, jadi untuk lebih jelasnya kamu bisa membaca dari situs terpercaya seperti CDC COVID-19.

Apa itu Virus Corona Kucing?

kucing-tidur
Photo by Amy Chen on Unsplash

Biasa disebut Feline coronavirus (FCoV) penyakit virus kucing yang menyebabkan diare pada kucing, tapi juga bisa menyebabkan penyakit serius seperti feline infectious peritonitis (FIP). Karena ada resiko untuk berubah menjadi FIP, feline coronavirus termasuk penyakit yang tidak bisa diremehkan.

Gejala

  • Diare
  • Perut yang terlihat membesar
  • Kesulitan bernafas
  • Lemas
  • Berat badan turun
  • Tidak selera makan
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Lebih haus dibanding biasanya
  • Lebih sering pipis
  • Muntah

Terkadang, virus ini bisa membuat diare parah pada kucing, tapi kebanyakan hanyalah diare ringan kalau tidak berhubungan dengan FIP.

Pada kucing, jenis virus corona yang bisa menyebabkan FIP, akan ada gejala yang lebih parah. Berkurangnya aktivitas dan selera makan kucingmu, dan kalau tidak segera ditangani, kucingmu akan menjadi semakin kurus dan muntah-muntah.

FIP bisa menyebabkan akumulasi cairan pada perutnya dan dada, berpotensial membuat kucingmu sulit bernafas. Akhirnya, FIP dari virus ini bisa membuat organ dalamnya rusak, kulit dan mata menguning jika merusak hati, dan minum jauh lebih banyak dan pipis lebih banyak jika merusak ginjalnya.

Penyebab

Ada berbagai jenis feline coronavirus yang bisa menyebabkan penyakit ini, dan peneliti pun masih belum jelas masalah penularannya. Mereka (peneliti) tahu penyakit ini menular dari kucing ke kucing, dan penyebarannya bisa melalui kotoran, ludah, bahkan air pipisnya membuat penyakit ini sangat menular.

Diagnosa

kucing-persia-medium
Photo by Kote Puerto on Unsplash

Pengecekan di dokter hewan harus dilakukan untuk mengenali penyakit ini. Sampel kotoran akan diambil untuk melihat perkembangan parasit, bakteri, dan racun dalam tubuh kucingmu.

Tes darah dan X-Ray juga bisa dilakukan kalau penyakit ini cukup parah untuk melihat apakah penyakit kucingmu berubah menjadi FIP atau belum. Jika penyakit FIP yang dicurigai dan terdapat cairan berlebih di perut atau dada kucingmu, sampel cairan tersebut juga bisa diambil untuk mengetahui apakah FIP atau bukan.

Secara keseluruhan, diagnosis yang jelas mengenai virus corona kucing sangatlah sulit. Karena ada berbagai jenis virus ini, karena itu diagnosis biasanya dilakukan berdasarkan gejala yang dialami kucingmu.

Pengobatan

Jika virus ini hanya menyebabkan diare, bisa diobati dengan menggunakan obat atau suplemen untuk mengatasi diare. Tapi jika virus ini menyebabkan FIP, maka akan sulit untuk mengobatinya. Tidak ada obat untuk FIP, jadi hanya gejalanya yang bisa diatasi.

Cara Mencegah Virus Corona Kucing

virus-corona-kucing
Photo by Miron Cristina on Unsplash

Karena virus ini sangat mudah menular, penting untuk menjaga kucingmu dari kucing lain yang terserang penyakit ini. Kalau kucingmu terkena virus ini, kamu juga harus mengkarantina kucingmu sampai kucingmu meninggal dan membuang semua yang digunakan kucingmu, terutama kotak pasir, sebelum kamu mengadopsi yang baru.

Untuk menghilangkan virus ini dari lingkungan kucingmu cukuplah sulit, apalagi kalau kebanyakan kucingmu terkena virus ini, karena belum ada yang tahu bagaimana cara penyebaran virus ini.

Vaksin FIP sebenarnya sudah ada, tapi penggunaan dan efektivitasnya masih menjadi kontroversi. Akan lebih baik kalau kamu diskusi dulu dengan dokter hewan langgananmu.

Diatas merupakan informasi mengena virus corona kucing yang dikenal Feline coronavirus (FCoV). Pernah gak kucingmu mengalami virus ini? bagaimana cara kamu mengatasinya?

Bagaimana menurutmu?

Ditulis oleh Graha Nurdian

Seorang pecinta kucing yang lahir pada tahun 1994 berada di era transisi antara generasi baby boomer dan generasi Z. Memiliki hobi bersepeda dan fotografi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0
kucing-persia

Kucing Persia Harga, Jenis, dan Perawatan

kucing-persia-medium

Berapa Lama Anak Kucing Bersama Ibunya Idealnya?