Photo by AndriyKo Podilnyk on Unsplash
in

Perkembangan Anak Kucing di Enam Minggu Pertama

Pelajari yuk perkembangan anak kucing di 6 minggu pertama!

Perkembangan anak kucing di enam minggu pertama sangat berpengaruh dalam pembentukan sifat dan karakter sepanjang hidupnya. Secara kesehatan, periode ini juga sangatlah penting dalam perkembangan anak kucing. Anak kucing pun rentan terkena berbagai masalah seperti kutu dan infeksi saluran pernafasan atas.

Anak kucing mungkin tidak akan tumbuh lagi secepat masa-masa ini, dan mengamati pertumbuhan mereka dari minggu ke minggu adalah pengalaman yang mengagumkan. Yuk langsung saja kita pelajari perkembangan anak kucing dari minggu pertama.

Perkembangan Anak Kucing Dalam Hitungan Minggu

Minggu 1: Tukang Makan Kecil

Anak kucing yang baru lahir beratnya hanya sekitar 100 gram dan seukuran telapak tanganmu. Tali pusarnya akan copot sendiri dalam dua atau tiga hari, tapi mata dan telinganya belum terbuka.

Perkembangan anak kucing pada usia ini, anak kucing sangat tidak berdaya. Tapi, insting ibunya akan tahu apa yang mereka butuhkan. Ibunya akan memberi anak kucing makan, menghangatkan mereka, dan memandikan mereka dengan lidahnya yang juga menstimulasi pencernaan dan membantu anak kucing untuk pipis dan buang air besar.

anak-kucing-baru-lahir
Foto dari Shutterstock

Secara insting, ibunya sangat protektif dan akan memindahkan anak kucing kalau manusia terlalu ikut campur di wilayah mereka. Kalau ibunya sudah di vaksin atau punya imun alamiah, anak kucing juga akan mendapatkan imun yang sama selama 24 atau 48 jam pertama lewat kolostrum ibunya, dan akan bertahan sampai anak kucing ada di usia waktunya vaksin.

Berat anak kucing akan bertambah hingga dua kali lipat di minggu pertama. Di awal-awal, mereka hanyalah tukang makan, kegiatan mereka hanya dirawat ibunya, tidur, dan mengeluarkan kotoran. Sosialisasi dengan saudara-saudaranya hanya saling berebut puting susu favorit mereka.

Aturan praktis dalam memberi makan anak kucing jika tidak ada ibunya adalah 8ml per 30 gram berat kucing perhari. Secara bertahap menambah takaran makan, dan mengurangi frekuensi pemberian makan.

Minggu 2: Tumbuh dan Berkembang

anak-kucing-2-minggu
Foto dari ICC

Perkembangan anak kucing akan terus berkembang secara cepat, paling tidak 10 gram setiap harinya. Ibu kucing tetap harus diberikan makanan kucing berkualitas untuk menggantikan nutrisi yang hilang saat menyusui. Nantinya, anak kucing juga akan diberikan makanan yang sama.

Matanya akan mulai terbuka, dan terbuka sepenuhnya antara 9 sampai 14 hari. Semua mata kucing akan berwarna biru hingga beberapa minggu kemudian. Mata mereka masih belum sempurna, dan pupil mereka belum bisa berkontraksi secara cepat, jadi mereka masih harus dijauhkan dari cahaya yang terang.

Indra penciuman mereka mulai berkembang, dan akan mulai mencari bau favorit mereka. Mereka juga mulai sadar akan keberadaan saudara-saudara mereka seiring dengan berkembangnya indra mereka.

Minggu 3: Perkembangan Anak Kucing pada Indranya

perkembangan-anak-kucing
Photo by Daniel Park on Unsplash

Perkembangan anak kucing di minggu ketiga, mulai berkembangnya indra mereka. Lubang telinganya mulai terbuka sepenuhnya, dan indra pendengarannya pun mulai berkembang. Hati-hati, anak kucing mulai mudah kaget pada suara yang kencang. Dan daun telinganya mulai terbuka lebar.

Warna mata mereka mulai berubah, dari biru menuju warna mata dewasa mereka. Indra penciuman juga berkembang seiring juga sistem pencernaan mereka. Ibunya masih akan membersihkan tubuh mereka sampai mereka belajar cara membersihkan diri mereka sendiri.

Jangan kaget kalau anak kucing mulai purring di usia tiga minggu. Gigi bayi mereka juga akan mulai tumbuh.

Minggu 4: Saatnya Berdiri Sendiri!

kucing-persia-medium
Photo by Kote Puerto on Unsplash

Perkembangan anak kucing diantara minggu ketiga atau keempat mereka akan mulai belajar berdiri. Ya meskipun akan terlihat bergoyang-goyang dan tidak kokoh. Tubuh mereka akan terlihat tidak proporsional seperti kucing dewasa. Dengan ekor yang pendek kecil dan seperti batang pohon, dan kepala yang terlihat jauh lebih besar dibanding badan dan kaki. Tapi ini hanya sebentar.

Jangan terlalu kaget dan khawatir kalau anak kucing kabur dari kandang mereka, karena mereka mulai menjelajah. Mereka juga akan lebih sering berinteraksi dengan saudara-saudara mereka, bahkan mungkin akan terlihat berkelompok, yang mungkin berdasarkan jenis kelaminnya atau tidak.

Minggu 5: Proses Penyapihan Anak Kucing

Anak kucing akan berjalan-jalan pada minggu kelima dan bermain dengan saudaranya. Mereka mulai mengembangkan rasa independennya, meskipun mereka tidak jauh dari ibunya atau saudaranya. Ini jadi momen yang tepat bagi mereka untuk bersosialisasi dengan manusia.

Perkembangan anak kucing di minggu kelima, mereka sudah bisa dikenalkan dengan wet food. Pilih makanan anak kucing yang berkualitas dengan daging sebagai bahan utamanya (ayam cukup baik). Idealnya, makanan mereka sama dengan ibunya karena mereka akan dengan mudah beradaptasi. Gunakan wadah makanan yang tidak terlalu dalam dan bersiap-siaplah dengan makanan yang berceceran.

anak-kucing-bersama-ibunya
Photo by Ramiz Dedaković on Unsplash

Meskipun ibu kucing akan terlihat mulai menyapih anaknya, mereka masih membutuhkan susu ibunya, paling tidak sampai 8 atau 10 minggu.

Anak kucing juga mulai belajar dasar menggunakan kotak pasir. Mereka butuh kotak pasir yang terpisah, dan lebih kecil, kotak yang sekiranya mudah diakses anak kucing yang masih kecil. Tutup kotak sepatu atau wadah untuk membawa cangkir mungkin cukup untuk mereka.

Sama seperti bayi, mereka akan mencoba memasukkan banyak hal kedalam mulutnya. Hindari sesuatu yang berbahaya bagi pencernaanya, dan juga kalau bisa gunakan pengganti pasir kucing dengan kertas, serbuk kayu, atau bahan-bahan tidak berbahaya lainnya.

Minggu 6: Perkembangan Anak Kucing dalam Bersosialisasi

kucing-tidur
Photo by Amy Chen on Unsplash

Sosialisasi anak kucing akan mulai berkembang, dan mereka mulai menjadi aktif. Mereka mulai tumbuh menjadi kucing dewasa. Mereka berlarian, melompat, menerkam, dan menghibur diri mereka sendiri serta manusia yang melihatnya tanpa henti. Mereka bisa tertidur dengan sangat cepat dan mudah (tumbuh berkembang itu melelahkan), jadi jangan sampai mereka terlalu capek.

Anak kucing akan mengikuti ibunya dalam bersosialisasi dengan manusia. Kalau ibunya punya hubungan yang baik dengan manusia-nya, maka anak kucingnya pun juga akan merasakan hal yang sama, Tapi, kalau anak kucing dalam 6 minggu awal ini tidak terbiasa dengan sentuhan manusia, nantinya ini akan menjadi proses lambat dan panjang untuk melatih mereka. Dan kucing ini pun mungkin tidak akan bisa menjadi anak kucing yang suka dipangku.

Tips Penting!

Anak kucing pada usia ini harus belajar kalau tangan bukanlah mainan. Tangan hanya untuk memegang, mengelus, dan memberi makan. “Mainan” terbaik untuk mengajari mereka adalah sedotan plastik. Seret di lantai dan biarkan mereka mengejarnya, goyang-goyangkan, dan biarkan mereka menangkapnya sesekali. Pastikan selalu diawasi agar tidak memakan plastiknya.

Menuju siap diadopsi

Anak kucing yang bersosialisasi dengan baik dan disapih dengan benar akan siap untuk rumah baru mereka dalam beberapa minggu kedepan. Kalau kamu sudah menunggu untuk anak kucing cukup dewasa untuk diadopsi, mungkin kamu mulai kegirangan.

Sabar, ingat, “Semua hal baik layak ditunggu”. Idealnya anak kucing siap diadopsi di antara 10 sampai 14 minggu. Kamu bisa baca berapa lama idealnya anak kucing diadopsi untuk alasan lebih jelasnya.

Bagaimana menurutmu?

Ditulis oleh Graha Nurdian

Seorang pecinta kucing yang lahir pada tahun 1994 berada di era transisi antara generasi baby boomer dan generasi Z. Memiliki hobi bersepeda dan fotografi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0
kucing-persia-medium

Berapa Lama Anak Kucing Bersama Ibunya Idealnya?

kucing-lucu

Kuis: Kamu Suka Kucing? Coba Kenali Ras Kucing di Kuis Ini